Selamat Datang Di Website Pengadilan Agama Wonosari

       

Informasi Perkara


Informasi Umum


Transparansi
Anggaran&Keuangan


 

Interaktif

Guestbook























 

 

 

"Hakim Harus Percaya Diri Publikasikan Putusan"


 
Dirjen Badilag Wahyu Widiana dan KPTA Yogyakarta Hasan H. Muhammad ketika memberikan dorongan semangat kepada Tim TI dan Karyawan Pengadilan Agama Wonosari.Rabu (17/6/2009), beberapa bulan yang lalu.

Perkembangan teknologi yang serba cepat seperti website yang saat ini telah dimanfaatkan sebagai penunjang tugas-tugas pokok di lingkungan peradilan diharapkan terus diupdate agar pengunjung bisa memaksimalkan informasi yang ada didalamnya. Bukan saja dari masyarakat umum, tapi juga tidak sedikit orang luar negeri yang mencari publikasi-publikasi putusan Peradilan Agama.

Menurut Wahyu Widiana apabila tidak ada kendala teknis yang berarti Ia mengharapkan publikasi putusan bisa cepat di-online-kan melalui website. “Perkara yang Putus hari ini kalau bisa langsung dipublikasi di Website”. Ungkapnya sambil memberi semangat. Demikian beberapa petikan pernyataan Dirjen Badilag MARI Wahyu Widiana sewaktu melakukan kunjungan ke PA Wonosari, Rabu (17/6/2009), beberapa bulan yang lalu.

Pernyataan mengenai putusan agar bisa dipublikasikan kembali diulangi Wahyu Widiana, ketika menerima tamu dari AusAID, Gary Ellem dan Emily Ralney pada Senin sore (15/3) di ruang kerja Dirjen. “Kita memang gencar mensosialisasikan publikasi putusan ini di Peradilan Agama. Salah satu dampaknya adalah para hakim lebih terpacu untuk membuat putusan yang bagus karena putusan mereka bisa dibaca oleh semua orang di manapun dan kapanpun,” Ujarnya, Seperti dilansir badilag.net

Dirjen Badilag Wahyu Widiana mengakui masih ada sejumlah hakim yang masih kurang percaya diri untuk mempublikasikan putusannya sendiri. Hal ini dikarenakan putusan itu dianggap ‘tidak bagus’ oleh si pembuatnya yang disebabkan oleh beberapa alasan. Dirjen berharap agar hakim lebih meningkatkan lagi kualitas putusannya baik dari segi format maupun substansinya sehingga tidak ada lagi alasan ketidak percayaan diri.

Salahsatu tuntutan masyarakat terkait transparansi adalah publikasi putusan yang bisa diakses melalui media yang cepat. “Sekarang ini masyarakat semakin menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas dari lembaga-lembaga publik termasuk pengadilan. Tuntutan masyarakat ini yang saya kira juga menjadi salah satu faktor eksternal yang mendorong reformasi peradilan,” kata Dirjen menjawab pertanyaan Gary Ellem.

Oleh karena itu, lanjut Wahyu, Badilag terus mendorong terwujudnya transparansi dan akuntabilitas ini dengan salah satunya menggalakkan pemanfaatan IT dan menampilkan apa yang menjadi tuntutan publik di website masing-masing pengadilan. *sumber: badilag.net

 

 

Salam Redaksi

Assalamu'alaikum

Terima kasih Anda telah mengunjungi Situs Resmi Pengadilan Agama Wonosari. Kehadiran situs ini merupakan salah satu upaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Pengadilan Agama Wonosari. Selamat berselancar di website ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi Anda, sekecil apapun.

Wassalamu'alaikum


 

Suplemen





Pertemuan Paguyuban & Pemberian Beasiswa

Papan Informasi Layar Sentuh

Pelantikan Wakil Ketua

Pelantikan Hakim

Syawalan Keluarga Besar
PA Wonosari

Khotmil Qur'an dan Buka Puasa

Perubahan Jam Layanan bulan Ramadhan

Pelepasan Calon Hakim Pegawai PA Wonosari

Tiap PA harus punya Tenaga TI

Perkara Putus diharapkan bisa langsung Online

Konsolidasi SIADPTA Yogykarta

On The Job Training: Implementasi Teknologi Informasi (TI)


 

Copyright © 2007 TIM TI PA Wonosari All Rights Reserved
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser
Supported by >Tim TI PA Wonosari