www.pa-wonosari.net

Sebuah banner bertuliskan “Melalui Kegiatan Bimbingan Teknis Mari Kita Tingkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Laporan BMN dan Keuangan Dalam Rangka Terciptanya Laporan Mahkamah Agung RI Yang Handal, Akurat & Tepat Waktu “ terpasang kokoh diantara dua bendera,bendera merah putih dan bendera hijau Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta. Ya, pada hari kamis (10/11/2011) bertepatan dengan hari pahlawan berkumpulah perwakilan dari 4 (empat) lingkungan peradilan sewilayah D.I. Yogyakarta di meeting & conference room Hotel Sahid Raya guna mengikuti bimbingan teknis keuangan dan BMN Mahkamah Agung RI. Empat lingkungan peradilan tersebut yaitu lingkungan peradilan agama,lingkungan peradilan umum,lingkungan peradilan tata usaha negara dan lingkungan peradilan militer . Masing-masing kantor pengadilan dalam acara ini menugaskan 3 orang perwakilan yaitu Wakil Sekretaris atau yang mewakili,operator Simak-BMN dan operator Sakpa. Pengadilan Agama Wonosari sebagai salah satu peserta kali ini menugaskan Kaur Keuangan Verawati Widjaya, SH, operator Simak-BMN Anwar Udhi SP, A.Md dan operator Sakpa Lia Ratna Sati A.Md.


Bimbingan teknis yang diadakan berdasarkan surat dari BUA Mahkamah Agung RI Nomor : 125/BUA.4/ST/X/2011 ini akan digelar selama tiga hari yaitu mulai tanggal 10 November 2011 s.d 12 November 2011. Rencananya sebagai narasumber dalam bimbingan teknis kali ini adalah pertama dari BUA Mahkamah Agung RI yang akan menyampaikan pengarahan dan penjelasan pengadministrasian dan pelaporan keuangan dan BMN pada MA RI, kedua dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Yogyakarta yang akan menyampaikan bimbingan teknis pengadministrasian dan pelaporan keuangan aplikasi Sakpa dan permasalahannya dan ketiga dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Semarang yang akan menyampaikan bimbingan teknis pengadministrasian dan pelaporan BMN aplikasi Simak-BMN serta aplikasi persedian dan permasalahannya.


Panitera/Sekretaris PTA Yogyakarta, Supardjianto,SH selaku ketua panitia Bimbingan Teknis Keuangan dan BMN dalam laporannya menyampaikan bahwa rombongan dari biro perlengkapan MA RI tidak bisa menghadiri acara pembukaan bimbingan teknis kali ini karena masalah transportasi (delay). Selanjutnya beliau mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran perwakilan dari 4 (empat) lingkungan peradilan sewilayah D.I. Yogyakarta yang terdiri dari 14 satker (42 orang) sehingga membuat acara bimbingan teknis kali ini lebih bermakna. Masih dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa tujuan dari bimbingan teknis ini adalah :

  1. Menyampaikan dan mensosialisasikan berbagai perkembangan kebijakan yang terkait dengan laporan keuangan kementrian lembaga.
  2. Meningkatkan kopetensi SDM aparatur yang bertugas dalam pengelolaan keuangan negara dan BMN untuk mendukung pencapaian akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.
  3. Membangun akuntabilitas kinerja pengelolaan keuangan negara dan BMN sampai dengan penyajian laporan keuangan khususnya untuk mendorong terwujudnya good public government.
  4. Mewujudkan laporan keuangan yang akuntabel dan auditable dalam rangka mencapai predikat laporan keuangan yang wajar tanpa pengecualian (WTP).

Ketua PTA Yogyakarta, Drs. H. Ahmad Syarhuddin,SH.,MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa sekarang ini peradilan berada pada era blue print Mahkamah Agung Jilid II. Blue Print Mahkamah Agung Jilid II tahun 2010 sampai dengan 2035 memuat tekad dari jajaran peradilan yang visi nya yaitu mewujudkan badan peradilan yang agung.


“Apa ini bisa tercapai, InsyaAllah bisa asalkan semua terlibat semua mendukung tanpa kecuali kita semua,caranya ya kita bisa bekerja sebaik mungkin dengan ilmu yang kita punya” lanjut beliau menegaskan.

Masih dalam sambutannya, beliau menyampaikan salah satu ciri pengadilan yang baik adalah berlakunya administrasi yang baik termasuk berlakunya hukum acara,hukum material, hukum eksekusi dan sebagainya. Administrasi tersebut meliputi administrasi umum, administrasi keuangan, administrasi kepegawaian dan administrasi perkara.

“Dalam rangka mencapai visi dan misi Mahkamah Agung dan jajarannya,membinaan terhadap SDM secara bertahap satu persatu dilakukan” imbuh beliau.

Dan diakhir sambutannya beliau menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah menyiapkan bimbingan teknis kali ini dengan maksimal dan dengan mengucapkan bismillahirrohmanirohhim beliau resmi membuka acara bimbingan teknis keuangan dan BMN.

Kepala Bagian Inventarisir Peralatan dan Perlengkapan Mahkamah Agung RI, H.Anshori, SH dalam sambutnya menyampaikan bahwa Mahkamah Agung pada tahun 2012 dituntut untuk bisa mencapai laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh departemen keuangan. Untuk saat ini pelaporan masih ada kekurangan dan butuh pembenahan,salah satunya masih banyak ditemukan adanya ketidaksesuaian mengenai inventarisasi penilaian antara Mahkamah Agung dengan Departemen Keuangan maupun dengan KPKNL. Beliau berharap nantinya peserta bisa banyak bertanya kepada narasumber-narasumber yang akan dihadirkan sehingga masalah yang belum tahu bisa tahu untuk memperbaiki laporan-laporan terkait.


Menanggapi apa yang disampaikan oleh H.Anshori,SH, Panitera/Sekretaris PTA Yogyakarta, Supardjianto, SH menyampaikan bahwa peradilan diwilayah Yogyakarta sepakat untuk segera melakukan perbaikan-perbaikan menyangkut penilaian inventarisasi setelah mendapatkan ilmu-ilmu dari narasumber esok hari dan untuk kedepannya peradilan diwilayah Yogyakarta dapat menjadi salah satu korwil yang menyumbangkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian kepada Mahkamah Agung RI.

Kepala Bagian Tata Laksana Pengadaan Barang dan Jasa Biro Perlengkapan Mahkamah Agung Misfandi,SH  menyampaikan materi terkait dengan pengadaan barang dan jasa. Beliau berpesan agar selalu melakukan penyesuaian antara bagian keuangan dengan bagian BMN sehingga tercipta sistem administrasi yang baik. –anwar-

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Wonosari

Jln. KRT. Judoningrat, Siraman, Wonosari

Gunungkidul, Yogyakarta 55851

Telp:  (0274) 391 325

Fax : (0274) 392 802
Email: admin@pa-wonosari.net
Homepage: www.pa-wonosari.net